ASSALAMUALAIKUM WR.WB
Langsung saja, saya disini akan menjelaskan
cara SETTING MIKROTIK WIRELESS BRIDGE
Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network disisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.
Namun , jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffict wireless meningkat. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan Mode
Routing.
Berikut ini adalah diagram network yang
akan kita setting:

A. Langkah Pertama untuk
setting wireless bridge adalah:Konfigurasi Pada Access Point
1. Buatlah
sebuah interface bridge yang baru, berilah nama:
bridge 1
2. Masuk ke bridge ports add, pilih general:
- interface: ether 1 (yg terhub ke
internet)
- bridge: yg udah kita buat
sebelumnya
(bridge 1)
3. Masuk ke ip address
-Address: 192.168.0.2/24
-Interface: (bridge yg sudah dibuat)
4. Selanjutnya adalah
setting wireless interface.
(1)Kliklah pada
menu wireless, (2)pilihlah tab interface lalu
double klik pada nama interface wireless yang akan digunakan.
(3)pilihlah mode AP-bridge,(4) tentukanlah
SSID, (5)band 2.4GHz-B/N, dan frekunsi
yang akan digunakan. (6)jangan lupa mengaktifkan
default authenticated dan default forward. (7)Lalu aktifkanlah
interface wireless Dan klik OK.
5. Berikutnya adalah konfigurasi
WDS pada wireless interface yang digunakan. Bukalah kembali konfigurasi
wireless seperti langkah
ke-4, pilihlah tab WDS. Tentukanlah
WDS Mode: Dynamic dan pilihlah bridge interface untuk
WDS ini. Lalu tekan tombol OK.
6. Langkah selanjutnya adalah menambahkan
virtual interface WDS. (1)Tambahkan
interface WDS baru seperti pada gambar,
(2)lalu pilihlah interface wireless yang kita gunakan untuk
WDS ini. (3)Lalu klik OK.
B. Langkah pertama untuk
setting wireless bridge adalah:
Konfigurasi Pada Wireless Station
Konfigurasi pada
wireless Station hampir sama dengan langkah langkah Konfigurasi pada access point, kecuali pada langkah memasukkan
IP Address & konfigurasi wirelessnya. Pada konfigurasi
Station, (1)Mode yang digunakan adalah station wds, (2)Frekuensi tidak perlu ditentukan, namun harus menentukan
scan-list dimana frekuensi pada acces
point masuk dalam scan list ini. Misalnya pada
access point kita menentukan frekuensi
2412, maka tuliskanlah scan list 2400-2500.


Pengecekan Link
Jika Link wireless yang kita buat sudah bekerja dengan baik, maka pada
menu wireless, akan muncul status R (seperti
pada gambar dibawah).
Selain itu,
Mac-address dari wireless yang terkoneksi juga bisa dilihat pada jendela
registration (seperti pada gambar)
Sekian dan Terimakasih, Semoga bermanfaat:) Wassalamualaikum wr.wb...








Komentar
Posting Komentar